
cimporong.comRomeyn mengakui bahwa dia akan menaruh Jersey perdananya untuk Tim Nasional Indonesia. Namun, hal ini ternyata bertentangan dengan norma tidak tertulis tersebut.
Ole Romeny berada di antara para pemain yang menarik perhatian penggemar sepak bola di tanah air.
Pemain dari Oxford United itu secara resmi melakukan perdananya di tim nasional Indonesia saat bertemu dengan Australia.
Tim Merah Putih berlaga menghadapi Australia pada pertandingan kelima belas Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia, yang akan digelar di Sydney, pada hari Kamis (20/3/2025).
Pada pertandingan yang ditutup dengan skor 1-5 bagi tim nasional Indonesia, laga tersebut juga merupakan debut untuk Ole Romeny.
Debut pertandingan sang pemain yang berumur 24 tahun ternyata tidak berlangsung sempurna.
Namun, tendangan bersih yang masuk ke gawang Australia berhasil dicetak oleh Ole Romeny.
Oleh karena itu, sesungguhnya Ole Romeny merasa tidak terlalu puas dengan pencapaian Tim Nasional Indonesia tersebut.
"Tentu saja ini bukanlah hasil yang diharapkan pada awalnya, terlebih lagi kita sebenarnya mampu meraih lebih dari itu," ungkap Ole Romeny seperti dilansir oleh situs Cimborong.com dari media Belanda Voetbalzone, Jumat (29/3/2025).
"Kami kalah cuma gara-gara beberapa kesalahan kecil," katanya.
Atas performa Timnas Indonesia, Ole Romeny menyatakan dirinya sebenarnya tidak terlalu puas.
Tetapi, sebagian penyerang yang dulunya bermain untuk FC Utrecht itu merasakan kegembiraan karena berhasil membuahkan gol.
Namun, dia tidak dapat menyembunyikan perasaan frustasinya ketika Timnas Indonesia harus menerima kekalahan besar pada pertandingannya perdana itu.
"Rasanya menyenangkan bisa mencetak gol ketika bermain di posisi penyerang, walaupun 'menyenangkan' mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan perasaan ini," ujar Ole Romeny.
"Usai pertandingan, terdapat perasaan kekecewaan, namun kita segera memindahkan konsentrasi ke pertarungan selanjutnya dengan Bahrain," jelasnya.
Setelah tidak berhasil meraih debut yang mulus, tim Merah Putih pun segera berkonsentrasi pada persiapan tim secara optimal guna menghadapi Bahrain.
Pelatihan intensif serta konsentrasi tinggi dari seluruh anggota tim terbayar lunas ketika Tim Nasional Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 pada hari Selasa, tanggal 25 Maret 2025.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta itu sekali lagi dimenangkan oleh Ole Romeny sebagai pemain mencetak gol.
Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu sukses memasukkan bola ke gawang dan menuntun regu Timnas Indonesia untuk terus bermimpi tampil di Piala Dunia 2026.
Setelah melakukan debutnya dengan timnas Garuda, Ole Romeny juga memiliki rencana khusus untuk memperingati penampilan perdananya bersama Tim Nasional Merah Putih.
Pemain dari Oxford United itu menyatakan keinginannya untuk memperingati hari pertamanya di tim nasional Indonesia dengan suatu cara yang istimewa.
Oleh karena itu, dia mengambil jersey pertamanya bersama tim Merah Putih dan membawanya pulang.
Debut jersey-nya yang kini sudah dibawa ke Inggris itu akan dipajang di rumah sang ibu di Belanda kelak.
"Mungkin suatu hari nanti aku akan memajangnya di rumah ibuku yang berada di Nijmegen," terang Ole Romeny.
Tetapi, Ole merasakan adanya suatu kebimbangan sebelumnya.
Menurut dia, dia perlu melanggar aturan tidak tertulis dalam dunia sepak bola.
Ole Romeny menjelaskan bahwa terdapat suatu tradisi dalam dunia sepak bola yang melarang mencuci jersey pertandingan pada debutnya.
Hal ini seringkali dilakukan oleh para pemain saat pertandingan perdana mereka sebagai wujud penghargaan atas momen istimewa di lapangan.
Oleh karena itu, hal ini menjadi suatu norma tidak tertulis namun seringkali diikuti oleh para peserta.
Akan tetapi, ketika Ole memutuskan untuk mengambil kembali jersey perdananya ini.
Dia mengakui bahwa dia harus menyalahi peraturan itu karena dia akan membersihkan seragam debutannya tersebut.
Ole menyatakan bahwa dia perlu melakukannya karena ketika dirinya membuat debut baik itu melawan Australia atau Bahrain, tubuhnya dipenuhi dengan keringat yang membasahi pakaian.
Ia bahkan merasakan dirinya bermain seperti sedang ada di dalam sauna, hingga dia perlu mencuci kostumnya terlebih dahulu sebelum menyimpannya.
"Aku berkeringat seolah-olah sedang bermain sepak bola di dalam sauna, jadi mungkin pada kesempatan ini aku akan meluangkan pengecualian," terang Ole Romeny.
"Pastinya, ini merupakan seragam yang amat istimewa," ujar sang pemain dari Oxford United itu.
0 Komentar